Blog, Parenting Muslim

Setan Itu Dibelenggu Saat Bulan Ramadhan Ya?

“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu,” paskata Alif saat membaca buku pelajaran agamanya. “Hmmm, dibelenggu itu apa, ya?” tanya Alif dalam hati.

Ayahnya yang ada di sampingnya melihat Alif menggaruk-garuk kepalanya. Ayahnya sudah hapal kebiasaan Alif, itu tandanya Alif sedang ada pertanyaan.

“Kenapa Lif, ada yang mau kamu tanyakan?” tanya ayah pada Alif.

“Iya, Yah. Belenggu itu apa sih artinya?”

“Belenggu itu artinya ikatan Lif.”

“Kalau setan dibelenggu, artinya setan diikat ya?”

“Iya Lif. Selama bulan Ramadhan, Allah mengikat setan dengan rantai, jadinya setan nggak bisa mengganggu kita.”

“Oooh gitu ya, Yah.”

“Iya, karena pas bulan puasa nggak ada setan, jadinya kita cuma berjuang melawan hawa nafsu aja, Lif. Selama bulan ini, kita jadi lebih kuat buat melawan hawa nafsu.”

“Kuat melawan hawa nafsu itu gimana, Yah?”

“Seperti puasa ini, perut kita lapar, tapi kita menahannya, nggak makan sampai magrib. Kita juga haus, tapi kita tahan juga. Dengan puasa ini, kita juga jadi kuat buat menghindari perbuatan buruk.”

“Kalau aku puasa sampai magrib, aku jadi kuat dong, Yah.”

“Iya, Alif. Insya Allah,” kata ayah bangga.

Ayah Bunda,

Ada beberapa hadits yang menjelaskan bahwa setan-setan dibelenggu selama bulan Ramadhan.

“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Jika masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu rahmat dibukan, pintu-pintu Jahannam ditutup dan setan-setan pun diikat dengan rantai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Pada malam pertama bulan Ramadhan setan-setan dan jin-jin yang jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satupun pintu yang terbuka dan pintu-pintu surga dibuka, tidak ada satu pun pintu yang tertutup, serta seorang penyeru menyeru: “Wahai yang mengharapkan kebaikan bersegeralah (kepada ketaatan), wahai yang mengharapkan keburukan/maksiat berhentilah”. Allah memiliki hamba-hamba yang selamat dari api neraka pada setiap malam di bulan Ramadhan”. (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dengan diikatnya setan selama Ramadhan, kita bisa benar-benar melatih diri untuk melawan hawa nafsu. Begitu pula dalam pendidikan anak, Ramadhan ini benar-benar menjadi momen untuk mendewasakan anak kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *