Komunitas

#SafariRamadhanAfrakids – Makassar

Safari Ramadhan Afrakids di adakan di berbagai kota di Indonesia. Makassar merupakan kota terjauh yang ada di dalam daftar pelaksanan kegiatan penuh kehangatan ini. Kegiatan Safari ramadhan diadakan di Bisa Learning Center di Jl. Perintis Kemerdekaan, sekitar 20 Menit dari bandara Sultan Hasanudin.

Tidak seperti acara Safari Ramadhan Afrakids yang sudah berlalu, acara kali ini tidak dibuka dengan kajian parenting dari ulama setempat melainkan pelatihan Instagram Marketing yang dibawakan oleh perwakilan tim Lead & Traffic, Herdi Karunia Putra. Pada pelatihan Instagram Maketing itu, Herdi menyampaikan bahwa Instagram merupakan medium yang efektif untuk menyebarluaskan value Afrakids langsung ke End User. Dengan mempertimbangkan bagaimana Instagram bekerja, salah satu yang sebaiknya dilakukan adalah denagn membuat postingan di instagram setiap hari dengan menggunakan tagar / Hashtag minimal sebanyak 20 buah.

 

Agen dan Reseller memperhatikan dengan serius sembari mempraktekkan secara langsung setiap detail materi yang disampaikan. Beberapa juga takjub dengan ilmu baru yang didapat seperti membuat merapihkan feed Instagram agar lebih terlihat menarik dengan aplikasi Instagrid.

 

Ust. Anas Umar dan Nasihatnya untuk Orang Tua

Selepas acara sharing seputar Instagram Marketing, Ust. Anas duduk menguasai atmosfer ruangan. Dengan kepiawaiannya menyampaikan pesan, ia mampu membuat orang-orang larut dalam emosi yang berubah-ubah. Kadang kami diajak berfikir, merenung dan berucap istighfar karena merasa diri memiliki banyak salah pada anak. Kadang kami dibuat tertawa mengingat kekonyolan tingkah anak saat tamu datang ke rumah.

 

Diantara sekian banyak yang disampaikan, ada beberapa poin penting yang amat menarik menurut kami:

  1. Jangan memarahi anak atas kesalahannya. Memarahi berbeda dengan bertindak tegas/disiplin. Ada hal yang jauh lebih baik daripada memarahi anak ketika ia berbuat salah, yakni mendoakannya. Ust Anas menyontohkan kisah As-Sudais yang semasa kecil nakalnya luar biasa, bahkan ia menaruh pasir ke masakan yang disiapkan ibunya untuk tamu yang akan datang hari itu. Namun apa yang dilakukan ibunya? Ia mendoakan, “Semoga kamu menjadi Imam Besar suatu hari nanti.”
  2. Biarkan anak mengalami rasa kecewa. Seorang anak yang tumbuh tanpa pernah mengalami rasa kekecewaan, misalnya keinginan selalu dituruti oleh kedua orang tuanya, akan tumbuh menjadi anak yang egois, bahkan yang lebih parah, ia bisa berubah menjadi seorang psikopat ketika dewasa demi memenuhi keinginannya.
  3. Nama adalah doa. Jangan biarkan anak mengenyam nama yang aneh apalagi tidak bermakna. Aneh dalam artian tidak sesuai dengan budaya setempat sehingga nantinya nama si anak bisa dijadikan olok-olokan.

 

Acara berlangsung dengan sangat baik sehingga waktu tidak terasa sudah berlalu dengan cepatnya. Azan Maghrib menjadi bel penanda berakhirnya penyampaian Nasihat dari Ust. Anas. Kamipun menyantap beragam hidangan buka puasa khas Kota Makassar dan solat maghrib bersama.

 

Biacara soal makanan berbuka tadi, rasanya kami, perwakilan dari Afrakids Pusat, tidak akan lupa bagaimana nikmatnya Barongko, jalangkote, dan Coto Makassar yang disajikan oleh Keluarga Afrakids Makassar. Terimakasih banyak agen Makassar untuk segala sambutan luar biasanya. Semoga kita bisa bertemu lagi di lain waktu dalam acara penuh makna lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *