Blog, Parenting Muslim

Kenapa laki laki harus shalat berjamaah di masjid?

“Alhamdulillah,” kata ayah selepas makan sahur. “Alhamdulillah,” kata bunda dan Alif menimpali.

“Yuk, Lif, cuci piring dulu, terus pergi sholat ke masjid bareng ayah, ya!” kata bunda.

“Kalau Bunda nggak ke masjid?” Alif bertanya pada ibunya.

“Nggak, bunda sholatnya di rumah.”

“Lho, kenapa Bunda? Bukannya sholat itu bagusnya di masjid ya?”

“Buat perempuan, sholat itu utamanya di rumah,” ayah menimpali, “Buat laki-laki, utamanya berjamaah di masjid.”

“Kenapa cuma laki-laki yang harus sholat berjamaah di masjid?” Alif bertanya lagi.

“Alasannya? Memang seperti itu kita diperintahkan, Lif. Sebagai muslim, tugas kita taat sama perintah Allah. Tapi kita bisa mengambil banyak hikmah dari ini.”

“Memangnya apa hikmahnya Yah?”

“Perempuan itu penting untuk menjaga, bukan cuma menjaga dirinya, tapi juga menjaga harta yang ada di rumah. Nah, kalau laki-laki itu tugasnya sebagai apa di keluarga Lif?”

“Hmmmm,” Alif berpikir sejenak, “pemimpin, Yah.”

“Betul. Kita itu pemimpin. Sebagai pemimpin, kita punya tugas menerangi rumah kita dengan cahaya. Masjid itu rumah Allah, di dalamnya Allah menyimpan cahaya yang nantinya dibawa oleh orang-orang yang sholat di masjid. Jadinya rumah kita penuh cahaya karena laki-lakinya sholat di masjid.”

“Cahaya yang kayak gimana Yah? Cahaya lampu gitu?”

“Bukan, Lif. Tapi cahaya yang kita rasakan di dalam hati. Nah sebentar lagi adzan, yuk cepat kita cuci piring dulu terus siap-siap ke masjid,” kata ayah menutup.

“Siap, Yah!” seru Alif.

Ayah Bunda,

Laki-laki mendapat kewajiban sholat berjamaah di masjid. Rasulullah bersabda yang artinya:

“Demi Zat yang jiwaku ada ditangan-Nya, sungguh aku ingin memerintahkan untuk mengumpulkan kayu bakar lalu terkumpul, kemudian memerintahkan untuk shalat dan dikumandangkan azan. Kemudian aku perintah seseorang untuk mengimami sholat, lalu aku pergi melihat orang-orang dan membakar rumah-rumah mereka.” (HR Bukhari)

Sementara perempuan utamanya sholat di rumah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sebaik-baik masjid bagi para wanita adalah di bagian dalam rumah mereka.” (HR. Ahmad, 6: 297. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan dengan berbagai penguatnya).

Istri dari Abu Humaid As-Sa’idi, yaitu Ummu Humaid pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu berkata, “Wahai Rasulullah, saya sangat ingin sekali shalat berjamaah bersamamu.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas menjawab,

“Aku telah mengetahui hal itu bahwa engkau sangat ingin shalat berjamaah bersamaku. Namun shalatmu di dalam kamar khusus untukmu (bait) lebih utama dari shalat di ruang tengah rumahmu (hujrah). Shalatmu di ruang tengah rumahmu lebih utama dari shalatmu di ruang terdepan rumahmu. Shalatmu di ruang luar rumahmu lebih utama dari shalat di masjid kaummu. Shalat di masjid kaummu lebih utama dari shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi).”

Ummu Humaid lantas meminta dibangunkan tempat shalat di pojok kamar khusus miliknya, beliau melakukan shalat di situ hingga berjumpa dengan Allah (meninggal dunia) (HR. Ahmad)

Membiasakan anak laki-laki sholat berjamaah di masjid, akan membuat anak belajar banyak sekali hal. Di antaranya adalah melatih jiwa kepemimpinan di dalam dirinya. Saat anak sholat berjamaah di masjid, ajarkan bahwa ia sebenarnya sedang mewakili keluarganya dalam bermasyarakat.

Jika anak laki-laki kita terbiasa sholat di masjid, insya Allah kebangkitan Islam yang dunia nantikan segera datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *