Parenting Muslim

Ayah, kenapa Allah menciptakan surga dan neraka?

“Ayah, kenapa Allah menciptakan surga dan neraka?” tanya Alif.

“Kenapa kamu bertanya itu Lif?” ayahnya bertanya balik.

“Kenapa Allah nggak menciptakan surga aja Yah? Kenapa Allah menghukum orang-orang di neraka?” Alif memperjelas pertanyaannya.

“Wallahu alam Lif. Hanya saja hikmah dari penciptaan surga dan neraka adalah untuk jadi ujian bagi kita sebagai orang-orang yang beriman. Setelah mendengar ayat tentang surga, apakah kita menjadi bersemangat untuk berbuat baik. Setelah mendengar ayat tentang neraka, apakah kita menjadi semakin hati-hati menjauhi larangan Allah.”

Ayahnya melanjutkan, “Mungkin kamu merasa neraka itu mengerikan Lif. Hanya saja, ingat selalu kalau kasih sayang Allah selalu mendahului hukuman Allah. Walaupun Allah membuat neraka untuk orang-orang yang tidak beriman, Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk bertaubat agar bisa masuk surga. Alif mau masuk surga atau neraka?”

“Surga dong Yah,” jawab Alif.

“Nah, ini bukti kasih sayang Allah. Kita masih diberi kesempatan untuk memperbanyak berbuat baik agar mendekatkan diri kita ke surga setelah kita meninggal nanti. Begitu juga semua orang di dunia ini, semuanya mendapat kesempatan untuk berbuat baik, agar bisa masuk surga nanti. Yuk kita saling mengingatkan ya Lif. Agar kita bisa masuk surga sekeluarga. Aamiin,” kata ayahnya.

“Aamiin,” seru Alif.

Ayah Bunda,

Allah menciptakan surga untuk orang yang bertakwa dan neraka untuk orang-orang yang mendustakan pesan-pesan dari-Nya. Dalam Quran Allah berfirman yang artinya sebagai berikut.

”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS Ali Imran ayat 133)

”Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.” (QS Ali Imran ayat 131)

Surga berisi penuh kenikmatan dan neraka berisi hal-hal yang tak akan tahan untuk kita lalui. Namun untuk menguji kita semua, Allah menutupi surga dengan hal-hal yang tidak kita sukai dan neraka ditutupi dengan hal-hal yang terasa menyenangkan hawa nafsu kita. Dalam satu hadits diceritakan.

“Ketika Allah menciptakan surga Dia berfirman kepada Jibril: ”Pergi dan lihatlah surga.”

Maka Jibril pergi dan melihatnya. Kemudian ia datang dan berkata: ”Demi keagunganMu ya Rabb, tidak seorangpun yang mendengar perihal surga melainkan pasti ingin memasukinya.”

Kemudian Allah lapisi surga dengan al-makaarih (hal-hal yang tidak disukai manusia) lalu Allah berfirman: ”Hai Jibril, pergi dan lihatlah surga.”

Maka Jibril pergi dan melihatnya. Kemudian ia datang dan berkata: ”Demi keagunganMu ya Rabb, sungguh aku khawatir tidak seorangpun bakal ingin memasukinya.”

Ketika Allah menciptakan neraka Dia berfirman kepada Jibril: ”Pergi dan lihatlah neraka.” Maka Jibril pergi dan melihatnya. Kemudian ia datang dan berkata: ”Demi keagunganMu ya Rabb, tidak seorangpun yang mendengar perihal neraka bakal mau memasukinya.”

Kemudian Allah lapisi neraka dengan asy-syahawaat (hal-hal yang disukai manusia) lalu Allah berfirman: ”Hai Jibril, pergi dan lihatlah neraka.”

Maka Jibril pergi dan melihatnya. Kemudian ia datang dan berkata: ”Demi keagunganMu ya Rabb, sungguh aku khawatir tidak akan ada orang yang bakal lolos dari api neraka.” (HR Abu Dawud)

Memberikan cerita tentang surga dan neraka kepada anak-anak insya Allah akan mempertebal keimanan di dalam dirinya. Semoga dengan begitu anak-anak kita menjadi termotivasi untuk menjadi muslim yang bertakwa. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin.

cek berbagai produk di bazarafra.com yaa 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *